Rabu, 10 Januari 2018 - 11:12:15 WIB

Satreskrim Polres Lumajang Tersenyum Manis


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 359 kali

BeritaA1 Lumajang : Standing aplouse untuk jajaran Satreskrim Polres Lumajang JawaTimur beberapa hari terakhir karena kinerjanya membuahkan hasil yang manis dalam mengungkap para pelaku begal yang selama ini meresahkan masyarakat Meskipun sebelumnya jajaran Resmob Polres Lumajang telah meringkus komplotan begal sadis yang kerap melukai para korbannya, namun bukan berarti Kabupaten Lumajang telah bersih dari para pelaku Begal sadis, terbukti pada Selasa malam (9/1/2018), aksi pembegalan kembali terjadi di Jembatan jalan lintas timur Lumajang yang menimpa Misrai, (29), warga Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, yang pada malam itu Korban sedang duduk di pinggir jembatan jalan lintas Timur dan tiba-tiba didatangi oleh dua orang mengendarai sepeda motor jenis matic warna hitam, dan dari salah satu pelaku langsung membacokkan senjata tajam jenis celurit yang sudah dipersiapkan untuk melukai para calon korbannya.

"Setelah salah satu pelaku sempat membacok kepala korban namun tidak mengena dan korban lari meninggalkan sepeda motornya", Ucap Paur Subbaghumas IPDA. Basuki Rachmat SH. Rabu (10/1/2018).

Setelah korban lari menjauh dari TKP, salah satu pelaku yang berinisial "F" Warga Embong Kembar, Kecamatan Lumajang langsung membawa sepeda motor milik korban dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas, sementara pelaku yang berinisial ALD (17) warga Dusun Trunosari, Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Berhasil ditangkap setelah jajaran resmob Polres Lumajang berkoordinasi dengan polsek Klakah dan melakukan penangkapan terhadap ALD di dekat Hotel dan Karaoke Maharaja Kec Klakah. "Salah satu pelaku tartangkap di daerah Klakah",Tambahnya.

Sementara menurut Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP. Roy Aquary Prawirosastro, SH, pihaknya membenarkan bahwa jajarannya telah melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku Begal, namun ia tidak membenarkan jika pelaku begal tersebut satu komplotan dengan komplotan begal yang sebelumnya telah diringkus dengan 50 TKP. "Tidak, para pelaku ini kerap bekerja diwilayah kota",Pungkasnya. Ton



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)