Senin, 08 Januari 2018 - 20:10:31 WIB

Polres Lumajang Tembak Spesialis Begal di 50 TKP


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 223 kali

BeritaA1.com Lumajang : Jajaran Mapolres Lumajang Jawa Timur berhasil mengungkap jaringan pelaku spesialis begal yang selama ini meresahkan masyarakat Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi,SIK, MH, ketika gelar press release di halaman Mapolres Lumajang. Dengan bangganya Kapolres Lumajang terhadap tangkapan jajarannya yang secara tidak langsung sebagai jaminan aman masyarakat Lumajang, beliau menceritakan modus operandi para pelaku yang tanpa segan melukai korbannya dengan senjata tajam jenis celurit saat hendak merampas kendaraan yang dikendarai oleh para korbannya. "Komplotan ini ada 7 orang dan masing - masing memiliki peran, alhamdulillah 5 orang sudah kami lumpuhkan",Ujar Kapolres Lumajang, Senin (8/1/2018).

Para komplotan begal ini terbilang cukup sadis dan licik, para begal ini selalu memantau pergerakan para polisi melalui akun media sosial sehingga kerap lolos dari Patroli dan sergapan polisi, meski demikian Polisi juga tidak mau kalah dengan akal para begal yang cukup meresahkan warga ini. "Terpaksa kami lumpuhkan dengan tegas terukur, karena ketika hendak ditangkap melawan para petugas ",Tambahnya.

Tidak tanggung - tanggung para komplotan ini sudah bekerja di 50 TKP diwilayah Kabupaten Lumajang dalam beberapa bulan terakhir, semisal SYN (41) warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecmatan Klakah, berperan sebagai Penadah hasil kejahatan Begal, RD (26) warga Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, memiliki Peran sebagai Joki dan Eksekutor, dihari yang sama RDH (28) juga tertangkap warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, berperan sebagai Joki dan Penjual hasil kejahatan begal, sementara SYN, (21) warga Desa Jatimulyo, Kec. Kunir, tertangkap keesokan harinya yang berperan sebagai Joki. "Sejumlah nama sudah kami kantongi, dan dalam pengejaran petugas",Pungkasnya. Ton



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)