Minggu, 03 Desember 2017 - 15:21:00 WIB

Pengendar Sabu Luar Pulau Tertangkap di Lumajang


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 228 kali

BeritaA1, Lumajang : Pengendar Sabu - Sabu berhasil ditangkap Jajaran Satresnarkoba Polres Lumajang Jawa Timur. Jajaran gabungan menangkap seorang pelaku yang hendak menjual Shabu kepada petugas yang sedang menyamar sebagai pembeli, setelah transaksi dilakukan sehingga disepakati pertemuan transaksi dilakukan dipinggir jalan depan SMPN Sumbersuko 01 Dekat Jembatan, petugas yang sudah siaga langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial HSM, (25)  warga Jl. A.Yani KM 4,5 RT 41 RW 01 Banjarmasin (Kalsel) dan sementara pelaku diLumajang menetap di Dusun. Warkut RT 19 RW 03  Desa Besuk Kec. Tempeh. "Kami berhasil menangkap TSK seorang kurir Shabu setelah mendapat informasi dari masyarakat", Ujar Kasat Reskoba Polres Lumajang AKP. Priyo Purwandito, SH, yang disampaikan melalui KBO Satresnarkoba Polres Lumajang IPTU. Hariono, SH, Minggu (03/12/2017).

Dari pengembagan petugas TSK HSM mendapatkan barang haram tersebut dari TSK berinisial SMT (42) warga yang beralamat di Jalan. Dusun. Sarirejo II RT 29 RW 05, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, setelah instrogasi petugas dilakukan terhadap TSK HSM, kemudian petugas juga menyiapkan strategi untuk melakukan penyergapan terhadap TSK SMT dikediamannya. "Kami amankan TSK berikutnya sekitar selang satu jam penangkapan terhadap TSK yang pertama",Tambahnya. Tak ayal lagi, SMT tak berkutik setelah petugas menemukan sejumlah klip plastik kecil, dan serpihan putih yang diduga kuat adalah Shabu dengan berat 1.00 Gram, dan sebuah timbangan electronik. "Pelaku tak bisa mengelak ketika jajaran kami berhasil menemukan sejumlah BB yang ada didalam rumah TSK",Paparnya.

Dari tangan TSK berinisial HSM petugas menemukan Shabu seberat 0,16 gram dengan wadah klip plastik kecil yang disembunyikan dalam bungkus rokok kosong, kedua TSK dan sejumlah BB langsung digelandang ke Mapolres Lumajang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya yang melanggar hukum. "TSK yang pertama kami amankan melanggar pasal 114 (1) sub. 112 (1) Jo. 127 (1) UURI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun, sedangkan TSK berikutnya kami kenakan Pasal 114 (1) sub. 112 (1) UURI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan hukuman penjara maksimal seumur hidup".Pungkasnya. Ton



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)