Senin, 27 November 2017 - 20:51:48 WIB

Begal Sadis Beraksi, Bidan Jadi Korban di Lumajang


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 2881 kali

BeritaA1, Lumajang : Aksi kawanan begal hingga saat ini terus semakin nekat di wilayah hukum Lumajang Jawa Timur. Kali ini korbannya yakni seorang cewek yang berprofesi sebagai Bidan Warga Dusun Gading sari Desa Karang Lo Kecamatan Kunir Lumajang Mega Nur Samaiyah usia (28) tahun. Ketika korban tengah dalam pejalanan pulang dari Puskesmas Tekung Lumajang tempat ia bekerja. Di TKP masuk Desanya sendiri, ia dihadang sejumlah pelaku kejahatan hingga harus menjalani perwatan insentif di RSUD dr. Haryoto dan sepeda motor yang dikendarainya raib dibawa pelaku. "Saudara saya pulang kerja naik sepeda motor Scoopy, sesampainya ditengah perjalanan ia dibuntuti dua pengendara motor.

Masing-masing motor berboncengan. Yang satu pengendara itu mendekat dan menendang saudara saya kena tangan kanan, saat ini kondisinya retak," kata Nur Saidah (37) sepupu korban saat menceritakan kronologis mewakili korban diruang rawat inap korban, Senin (27/11/2017). Setelah korban terjatuh, pelaku berusaha mengambil paksa sepeda motor milik saudaranya (korban). "Saudara saya berteriak minta pertolongan. Namun dibacok dari belakang dan dipukuli dan berusaha kabur ketakutan sembari tertatih.

Setelah kabur sampai didepan rumah warga, saudara saya (korban) pingsan. Dan sepedanya sudah raib dibawa pelaku," imbuhnya. Setelah mendapat kabar jika Mega Nur Samaiyah menjadi korban pembegalan dari seorang warga tempat korban pingsan dan menolong lalu mendatangi keluarganya memberi kabar. "Disusul ke rumah, yang bacok orangnya agak gemuk, saudara saya masih ingat dengan wajah pelaku," tukasnya. Sementara Kapolsek Kunir Ajun Komisaris Polisi Kusaini, mengiakan akan kejadian tersebut. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Juga untuk lembaga pendidikan dan kesehatan maupun dinas yang lain khususnya di wilayah kecamatan Kunir untuk tidak mengendarai sepeda motor jenis Scoopy terlebih dahulu. "Untuk masyarakat yang memiliki sepeda motor Scoopy agar tidak mengendarainya terlebih dahulu, karena tingkat kejahatan tertinggi untuk sementara para pengendara sepeda motor merk Scoopy," ucapnya singkat. Jiwo/ton



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)