Kondisi Tanggul Semakin Parah , Bupati Lumajang Ajukan BTT ke Propinsi Jatim

BeritaA1.com Lumajang : Kerusakan Dam Gambiran dan tangkis atau tanggul pada Kawasan Desa Rogotrunan Lumajang Jawa Timur semakin parah dan mengancam tergerus nya Pemukiman dan 300 hektar lahan pertanian milik warga Desa Boreng Intensitas hujan di sejumlah titik wilayah di Lumajang Jawa Timur terus terjadi tinggi sejak beberapa hari terakhir kondisi demikian terutama terjadi di wilayah Kecamatan Senduro dan Pasrujambe mulai sore hari selasa malam 10/10, mengakibatkan debit air yang melintasi Kali Asem Asem menambah kerusakan tangkis atau tanggul di sepanjang aliran sungai yang melewati wilayah seputaran dam Gambiran.

Kondisi tangkis/tanggul sebelah timur dam gambiran yang sebelumnya telah ambrol sepanjang 200 m, saat ini diperkirakan telah mencapai 300 m lebih.

Kepala Bappeda Lumajang Ir Nugroho Dwi Atmoko menjelaskan, sesuai dengan intruksi Bupati Lumajang Bappeda diminta mengkoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang -DPU TR dan BPBD untuk melakukan antisipasi darurat.

Selain itu Bappeda Juga diminta mencairkan anggaran darurat dengan cara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Melakukan kajian dan membuat surat pernyataan bencana ke DPU Propinsi Jawa Timur Kemudian diajukan ke Gubernur Jawa Timur untuk mencairkan dana Belanja Tidak Terduga - BTT berkisar 800-900 Juta

"Mulai hari rabu besok akan diturunkan alat berat kemudian memasang gronjong di tangkis air sebelah timur sungai Asem dibutuhkan waktu selama satu bulan, dan Jika memang anggarannya turun agar dipergunakan untuk memperkuat pemasangan gronjong, sementara anggaran darurat dari daerah Lumajang dipergunakan untuk melakukan pembangunan dam nya dengan menggunakan bronjong dan diuji dengan sistem pelsit tiang panjang disepanjang bronjong, serta selanjutnya untuk APBD 2018 secara permanen akan melakukan pembangunan secara maksimal sebagai bentuk pembangunan permanen karena selain itu Jembatan Gambiran juga dimungkinkan akan tergerus karena jembatan penyangga pada jembatan Sungai Asem Saat ini kondisinya juga sudah turun satu meter,"Jelasnya Selasa (10/10/2017)

Data yang berhasil dihimpun RRI Kondisi tangkis/tanggul sebelah timur dam gambiran yang sebelumnya telah ambrol sepanjang 200 m, saat ini diperkirakan telah mencapai 300 m lebih.

Demikian juga keberadaan tangkis di beberapa titik di seputaran balai Desa Roggotrunan juga mulai tergerus dan mengancam keberadaan permukiman warga. Untuk mengamankan permukiman warga, polisi telah memasang police line.

Sementara itu keberadaan jembatan gambiran masih mampu bertahan terhadap gempuran aliran sungai, namun posisi pondasinya harus segera diamankan dengan melapisi penahan dari bronjong. Sampai dengan pkl 13.00, aliran air mulai menyusut. Kondisi malam hari senin mulai pkl. 23.00 s/d pkl 01.00 hari selasa dini hari Sementara itu petugas gabungan dari DPUTR, BPBD, Polres dan masyarakat setempat telah turun ke lapangan untuk memantau dan mengantisipasi situasi.

Bupati Lumajang telah menginstruksikan kepada DPUTR dan BPBD serta jajaran terkait untuk mempercepat proses penanganan daruratnya agar kondisi dam, tangkis, jembatan dan permukiman warga tidak bertambah Kerusakan nya.

Pada Kesempatan Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum - DPU Hadi, ketika di konfirmasi melalui telephone seluler nya enggan memberikan komentar demikian juga ketika dikonfirmasi Di ruang kerjanya sedang tidak berada di tempat.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah - BPBD Lumajang Teguh ketika dikonfirmasi RRI enggan memebrikan komentar dan justru menganjurkan Sejumlah reporter untuk konfirmasi konfirmasi ke staf nya. Ton

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar