Jumat, 14 September 2018 - 12:05:38 WIB

Polres Lumajang Terus Dalami Kematian Pasutri di Lapas 11B


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 23 kali

BeritaA1, Lumajang : Jajaran Mapolres Lumajang Jawa Timur terus mendalami asal usul racun sangat berbahaya jenis Sianida yang menewaskan pasangan suami istri di dalam Lembaga Pemasyarakatan -Lapas Lumajang belum lama ini Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH. M.Hum, pihak Kepolisian hingga saat ini terus mendalami asal usul keberadaan racun mematikan jenis Sianida yang berada di dalam Lapas. "Kami akan dalami terus sampai tuntas, asal usul racun berbahaya sianida tersebut,"Katanya Jumat (14/09/2018).

Sementara itu Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan -Ka. KPLP Kelas II B Lumajang, Agung Hartono, membantah adanya Racun Sianida di dalam Lapas, pihaknya juga menepis, sejauh ini sudah melakukan Standart Operasional Sistem -SOP setiap kali keluar masuknya barang dan Orang ke dalam Lembaga Pemasyarakatan secara ketat.

"Setiap keluar masuknya orang sudah kami geledah, proseduralnya dari loket mendaftar masuk ke Ruang penggeledahan dan tidak ditemukan waktu itu, Sianida ini Kami tidak tau kok ada sianida, kalau dari dalam sangat sulit ditemukan tapi kalau dari luar bisa jadi,"Jelasnya. Pada kesempatan terpisah Kepala Lembaga Pemasyarakatan -Lapas Lumajang A Tohari menjelaskan jika pada prinsipnya pihak Lapas akan apresiatif terhadap Polres Lumajang terkait data yang dibutuhkan pihak Kepolisian Lumajang dalam menemukan asal usul racun Sianida yang mengakibatkan dua Orang meninggal dunia tersebut. "Kami akan mendukung Kepolisian dalam menemukan asal usul racun tersebut, Kami juga telah berupaya maksimal dalam menerapkan SOP yang ada di dalam Lapas, Lebih jauh Tohari juga menceritakan dari hasil introgasi saksi, bahwa Rosyid saat dikunjungi Halimah bersama ibu kandung Rosyid, mengatakan Rosyid sempat membawa botol air mineral yang berisi air dalam keadaan jernih, setelah berada diruang besuk, Rosyid bertanya kepada petugas tempat kamar kecil, dan setelah keluar dari kamar kecil air dalam botol air mineral yang dibawanya sudah keruh karena juga telah dicampur dengan dua saset minuman bersuplemen.

"Rosyid sempat membeli suplement sachet lima bungkus, dan memasukkan kedalam botol yang dua sachet, dan sempat meminjam dua gelas kepada warung yang ada",Pungkasnya. Ant



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)