Kamis, 02 Agustus 2018 - 19:46:09 WIB

Diusianya yang Senja Suminem Menginspirasi Kita Semua untuk Berkarya


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 56 kali

BeritaA1, Lumajang : Suminem seorang Nenek yang usianya sudah diatas 90 tahun, tentu saja usia yang tidak lagi muda dengan berbagai manis dan pahitnya kehidupan telah Ia rasakan namun seolah usia hanya sebatas angka dalam hidupnya yang tidak mengurangi semangat hidup dalam mengarungi arus kehidupan hari ini.

Terlihat fisiknya masih terlihat begitu energik dan cekatan dalam menjalani setiap aktivitas pekerjaan yang ia lakukan, gerakannya lincah seolah tidak merasakan stamina tubuh tuanya yang mulai melemah.

Gerakan yang bisa saja mengalahkan Jiwa muda yang harusnya lebih gigih serta semangat dalam berkarya, sehingga dengan semangatnya yang luar biasa tentu saja mampu menginspirasi kita semua untuk terus berkarya demi Negeri ini.

Dalam menjalani kehidupannya diusia yang cukup tua, Ia merupakan pribadi yang kuat, gigih serta mandiri tidak berpangku tangan hanya mengandalkan uluran dan bantuan anak cucunya untuk menopang kebutuhan hidupnya sehari-hari, menjadi buruh tani dikebun milik warga dilingkungan sekitar ia tinggal merupakan pilihan tawaran yang bisa ia lakukan hari ini.

Tidak banyak keinginan yang ingin Ia wujudkan dalam kehidupannya hari ini terkecuali rasa syukur yang dalam serta upaya berjuang demi menyambung sisa hidupnya yang sudah senja.

Mbah Suminem penerima bantuan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni - RTLH pada program TNI Manunggal Masuk Desa -TMMD 102 yang tinggal di wilayah Dusun Tulungrejo Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang banyak menuturkan riwayat kisahnya ketika jaman perjuangan TNI dalam menghadapi tentara Belanda maupun pada masa itu di wilayah desa Pasrujambe.

"Waktu jaman perjuangan TNI melawan tentara Jepang dan Belanda, rumah orang tua saya dijadikan tempat untuk memasak bagi para TNI dan pejuang dari rakyat, meski saat itu saya belum dewasa, namun semua yang sudah dilakukan oleh TNI masih saya ingat dengan kuat bukti perjuangannya", ujar mbah Suminem sambil mengingat masa lampaunya Kamis (02/08/2018).

Ia pun melanjutkan, program bantuan RTLH yang saya terima dari pak Tentara mengingatkan kembali jika pada jaman perjuangan, orang tua juga turut berjuang walaupun tidak memanggul senjata, namun rela menjadikan rumahnya untuk dapur para pejuang dan TNI saat itu, terangnya.

Walaupun hidup dengan segala keterbatasan, namun mbah Suminem tetap berupaya menyediakan makanan kepada personel Satgas TMMD 102 yang bekerja di Rumahnya dengan menu logistik ala kadarnya.

"Terimakasih pak Tentara yang sudah berjuang untuk mewujudkan harapan kami sebagai warga miskin, atas pengabdiannya rumah yang saya tempati menjadi lebih layak untuk ditempati, apa yang kami miliki hanya sekedar ala kadarnya sebagai bukti saya mencintai TNI atas segala jasa dan pengorbanannya dari dulu hingga kini", pungkas Mbah Suminem dengan haru. Hid



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)