Selasa, 10 Juli 2018 - 15:33:41 WIB

DPRD Probolinggo Gelar Rapat Paripurna tentang Pelaksanaan APBD 2017


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 108 kali

Berita, Probolinggo : DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan Badan Anggaran (Banggar) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2017, Senin (9/7/2018) malam.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Moh Yasin ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo.

Dari pihak eksekutif hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono serta sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Dalam laporan hasil kegiatan Banggar pembahasan LPJ Pelaksanaan APBD 2017 yang dibacakan oleh Hafiluddin Faqih disebutkan bahwa laporan keuangan daerah yang merupakan kelengkapan pembahasan LPJ Pelaksanaan APBD tahun 2017, telah dibahas oleh Badan Anggaran bersama dengan Tim Anggaran Eksekutif.

Meskipun masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, namun secara umum laporan keuangan maupun realisasi kegiatan tahun 2017 telah menunjukkan progres cukup baik, tentunya merupakan harapan bersama bahwa kegiatan di tahun 2018 ini diharapkan dapat dilaksanakan lebih baik lagi. Realisasi APBD tahun anggaran 2017 yang telah disepakati bersama dalam pembahasan dengan Badan Anggaran setelah diaudit BPK, dalam APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2017, sisi pendapatan setelah perubahan telah ditetapkan sebesar Rp 2.147.336.906.798. Realisasinya sebesar Rp 2.109.237.164.702,70 atau terealisasi sebesar 98,23%, sehingga jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2016 realisasi pendapatan mengalami kenaikan hanya sebesar 1,02%.

Belanja daerah pada APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2017 setelah perubahan ditetapkan sebesar 1.908.535.291.175,13. Namun hanya terealisasi sebesar Rp 1.703.003.320.819 berarti terserap 89,23%.

Dibandingkan dengan tahun 2016, penyerapan ini mengalami penurunan kurang lebih sebesar 1%. Transfer dalam APBD 2017 dianggarkan sebesar 391.701.477.000. Sedangkan realisasi transfer sebesar Rp 390.890.976.999,85.

Berdasarkan realisasi belanja daerah dan transfer terhadap pendapatan daerah tahun anggaran 2017 sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, maka terjadi surplus anggaran tahun 2017 sebesar Rp 15.342.866.883,86.

Badan anggaran mengapresiasi terjadinya surplus ini. Namun demikian surplus ini terjadi karena tingkat penyerapan anggaran dalam belanja daerah mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016.

Realisasi pembiayaan netto pada APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2017 sebesar Rp 162.014.771.468,48 yang terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 184.965.771.468,48, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 22.951.000.000 dan pembiayaan netto sebesar Rp 162.014.771.468,48. Berdasarkan hasil realisasi pendapatan, realisasi belanja daerah dan realisasi pembiayaan APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2017 terdapat surplus anggaran sebesar Rp 177.357.638.352,34 yang merupakan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun 2017 dan yang akan dijadikan potensi dalam perubahan APBD tahun anggaran 2018 setelah dikurangi perkiraan sisa lebih yang dianggarkan dalam APBD murni tahun anggaran 2018.

Dalam laporan tersebut, Banggar juga menyampaikan beberapa saran. Salah satunya, rekomendasi komisi-komisi yang termuat dalam laporan komisi serta catatan, saran, harapan fraksi, baik dalam penyampaian pemandangan umum fraksi maupun pendapat akhir fraksi sebagai bagian yang tak terpisahkan untuk evaluasi OPD ke depan. Zid



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)