Kamis, 31 Mei 2018 - 23:01:13 WIB

Pemerintah Harus Fokus Maksimalkan Peningkatan Pendidikan di Kabupaten Sampang


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: Pendidikan - Dibaca: 163 kali

BeritaA1. Sampang : Anggota Komisi E DPRD Jatim Moch Eksan, berkomitmen akan dorong pertumbuhan dari segala sektor terutama menyoal Pendidikan di Kabupaten Sampang agar peningkatan Sumber Daya Manusia mengalami peningkatan signifikan kedepan. Kondisi demikian menyusul dari Empat Kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal di Jawa Timur, Kabupaten Sampang masuk kategori daerah tertinggal. Kondisi demikian terjadi karena dari banyak faktor dalam hal pendidikan, Kabupaten Sampang jauh mengalami ketertinggalan. “Pendidikan di Sampang, rata-rata lama sekolah, angka melek huruf, dan angka partisipasi kasar, di bawah Provinsi,” jelas Moch Eksan, anggota Komisi E DPRD Jatim saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Pendidikan yang bertajuk “Pendidikan Daerah Tertinggal di Jawa Timur” di Kampus Unesa Surabaya, Sabtu (26/05/2018).

Bahkan, lanjut politisi asal Partai NasDem ini, di Kabupaten Sampang rata-rata lama sekolah, angka melek huruf adalah yang paling rendah di Jawa Timur. Kecuali, angka partisipasi kasar di Sampang di atas Blitar untuk SD, di atas Pasuruan untuk SMP, dan di atas Jember untuk SMU/SMK. Oleh sebab itu, dalam konteks pembangunan pendidikan di Jawa Timur, pemerintah harus menfokuskan pada Kabupaten Sampang, sebagai kabupaten yang paling rendah rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf. “Berbagai ikhtiar kebijakan dan alokasi anggaran pendidikan, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, ditekankan pada sosialisasi pentingnya pendidikan dan pemberantasan buta aksara, dalam membangun wilayah dan masyarakat,” tandas Eksan.

Selain Kabupaten Sampang, tiga Kabupaten lain yang masuk kategori Daerah tertinggal di Jatim adalah, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo.

Mantan Komisioner Kabupaten Jember ini menuturkan, berdasarkan pasal 1 angka 3 Peraturan Pemerintah Nomor 78/2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, disebutkan, bahwa daerah tertinggal, adalah daerah kabupaten yang wilayah dan masyarakatnya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Jadi, 4 kabupaten di Jawa Timur di atas, ditetapkan sebagai daerah tertinggal lantaran dinilai wilayah dan masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala regional dan nasional. Terutama di bidang perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, dan karakter daerah.

Dalam konteks pendidikan, indeks pembangunan pendidikan di 4 kabupaten di atas, khususnya menyangkut rata-rata lama sekolah, angka melek huruf, angka partisipasi kasar, memang di bawah rata-rata angka Propinsi. Namun tak selalu menjadi yang terendah angkanya. An dikutip via http://www.fraksinasdemjatim.com/moch-eksan-anggota-komisi-e-dprd-jatim-sampang-harus-jadi-fokus-pembangunan-pendidikan-di-jatim/



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)