Kamis, 17 Mei 2018 - 15:25:26 WIB

Dinkes Probolinggo Menggelar Pra Penyusunan RUK


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 97 kali

BeritaA1, Probolinggo: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Rabu (16/5/2018) menggelar pra penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) puskesmas tahun anggaran 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh 129 orang peserta terdiri dari 30 orang dari Dinkes dan 99 orang dari puskesmas se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengungkapkan Bantuan Operasional Kesehatan adalah salah satu program unggulan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan merupakan upaya pemerintah untuk membantu daerah dalam mencapai target nasional bidang kesehatan yang menjadi kewenangan wajib daerah.

“Akan tetapi tidak semua kabupaten/kota mempunyai kecukupan anggaran atau kepedulian untuk membiayai pembangunan kesehatan, khususnya di puskesmas. Padahal peran puskesmas sangat penting karena menjadi ujung tombak dalam upaya kesehatan di masyarakat, terutama upaya promotif dan preventif,"ungkapnya.

Menurut Rusminah, ada empat fungsi puskesmas yang perlu terus ditingkatkan. Yakni, pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat primer.

“Saat ini terjadi kecenderungan puskesmas kurang melakukan upaya promotif- preventif secara aktif ke masyarakat. Padahal banyak masalah kesehatan yang dapat dicegah bila fungsi puskesmas berjalan sebagaimana yang diharapkan," jelasnya.

Rusminah menerangkan, puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Puskesmas berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat kesehatan yang optimal.

“Dengan demikian Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan kesehatan strata pertama, "terangnya.

Lebih lanjut Rusminah menjelaskan dalam melaksanakan tugasnya menyelenggarakan upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan, puskesmas harus menerapkan azas penyelenggaraan puskesmas secara terpadu yaitu azas pertanggungjawaban wilayah, pemberdayaan masyarakat, keterpaduan dan rujukan agar upaya kesehatan terselenggara secara optimal dan puskesmas dapat menghasilkan keluaran yang efektif dan efisien puskesmas harus melaksanakan manajemen dengan baik.

Manajemen puskesmas yang baik terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban seluruh kegiatan secara keterkaitan dan berkesinambungan.

Perencanaan tingkat puskesmas disusun untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada di wilayah kerjanya, baik upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan pengembangan maupun upaya kesehatan penunjang, tegasnya.

Rusminah menambahkan untuk meningkatkan kinerja puskesmas, jaringan dan jejaringnya serta poskesdes dan posyandu, diperlukan pendampingan dalam penyusunan RUK Puskesmas agar sumberdana digunakan oleh puskesmas secara efektif, efisien dan akuntabel dan sesuai dengan harapan.

"Kegiatan ini bertujuan supaya ada sinergitas antara program nasional, kabupaten dan puskesmas dalam Perencanaan Terpadu Puskesmas tahun anggaran 2019. Tujuannya untuk menyampaikan kebijakan program kesehatan, mengetahui kegiatan mandatori dari Dinas Kesehatan serta mampu menyusun perencanaan terpadu di masing-masing puskesmas, pungkasnya," pungkasnya.(Zidni Ilman)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)