Kamis, 17 Mei 2018 - 13:28:45 WIB

Orang Asing di Lumajang Bikin Tegang Satpol PP


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 435 kali

BeritaA1 Lumajang : Agar tidak kecolongan berbagai macam upaya dilakukan Satpol PP Lumajang Jawa Timur guna mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi di Lumajang. Satu orang yang dicurigai di Alun-Alun Lumajang pagi tadi Kamis 17/05 pukul 11.00 WIB, pada akhirnya dilakukan pendekatan secara persuasif oleh Satpol PP Lumajang dan jajaran setelah digeledah isi tas dan identitasnya tidak menemukan benda mencurigakan yang telah dibawa.

Menurut Kepala Satpol PP Lumajang Basuni, telah mendekati seseorang yang pada awalnya mencurigakan dan mondar mandir di Alun-Alun Lumajang kemudian setelah di cek isi tas tidak ada benda yang mencurigakan. Kasatpol PP Lumajang berniat mengantarkan orang tersebut ke Terminal Minak Koncar Lumajang namun pihaknya tidak bersedia dan masih ingin berada di Lumajang untuk melakukan perjalanan ritualnya menjadi musyafir.

"Setelah digeledah Di dalam tas ada dua sarung dan sajadah serta dua unit Handphon dalam kondisi mati, dan ketika ditanya tidak ada isi batrainya, "Jelasnya Kamis (17/05/2018)

Orang Purbalingga Jawa Tengah atas nama Murdianto tersebut saat ini berada di dalam Masjid Anas Mahfud Kota Lumajng sedang melakukan sholat dhuhur dan sedang dipantau oleh sejumlah aparat Kepolisian. Untuk itu semua elemen Masyarakat Lumajang tetap meningkatkan kewaspadaanya dengan perduli terhadap sesama dan diminta segera melapor ke aparat terdekat ketika menemukan hal mencurigakan dan diminta tidak main hakim sendiri.

Sikap antisipasi dini dan selalu kontrol diri serta perduli terhadap situasi sosial dan lingkungan memang sangat bagus dilakukan oleh siapapun dan kapanpun serta dimanapun, karena ini juga merupakan bagian dari kecintaan terhadap diri dan lingkungan serta NKRI. Meskipun adanya kejadian BOM Bunuh diri di Surabaya Belum lama ini setidaknya, tidak menjadikan apriori terhadap sesama apalagi terhadap umat islam dan karena sudah jelas aliran agama apapun yang benar tentu saja mengajarkan kasih dan sayang terhadap sesama dan bukan justru menyakiti apalagi membunuhnya.

Semua elemen masyarakat diminta tetap bijak dalam menyikapi setiap persoalan yang ada dan diminta tidak mudah terprovokasi dengan isu sesat dan idiologi liberal dengan berbagai janji apapun karena jika sudah terdogma maka jelas sangat sulit keluar dari pemahaman sesat tersebut. An



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)