Selasa, 15 Mei 2018 - 16:06:14 WIB

Masyarakat di Terminal Minak Koncar Lumajang Panik Mencurigai Tas Berisi Bom


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 143 kali

BeritaA1, Lumajang, Akibat kejadian memilukan di Surabaya kemarin menyisakan trauma psikologis bagi semua orang, namun demikian langkah pasti antisipasi dini sangat dimungkinkan akan terjadi pada Masyarakat guna turut menjaga bersama Kamtibmas terlebih pada idiologi radikalisme.

Kondisi demikian dibuktikan dengan adanya tas yang tertinggal di warung Terminal Minak Koncar Lumajang sudah disangka Bom dan menjadikan kepanikan tersendiri oleh Masyarakat dan jajaran aparat Kepolisian padahal Tas Milik penumpang yang tertinggal dan diduga di dalam tas tersebut berisi barang dagangan pemanas air.

Akibat kejadian tersebut Polres Lumajang langsung mengevakuasi terminal Minak Koncar Kabupaten Lumajang, dengan memasang police line di dalam terminal karena ada tas yang diduga berisi bahan peledak yang tertinggal di salah satu warung di dalam terminal. Menurut keterangan pemilik warung Bu.Tuna Warga Dusun Krajan Desa Wonorejo, Kec.

Kedungjajang menceritakan bahwa sebelumnya ada seorang pria yang dalam pengakuannya dari pondok menawarkan electrik heating (mug pemanas listrik) seharga Rp 20.000 saat membeli makanan di warungnya, karena orang tersebut habis makan seharga Rp 10.000 sehingga Bu.Tuna harus membayar Rp 10.000 untuk membeli electrik heating tersebut, setelah itu Bu.Tuna langsung melanjutkan memasaknya dibelakang warung untuk kebutuhan warungnya.

"Kejadian itu sekitar jam 7 pagi, setelah orang tersebut pergi tas yang dibawanya ditinggal diwarung, dan kebetulan setelah pemilik tas tersebut pergi datang polisi untuk ngopi, kemudian polisi itu bertanya tentang tas tersebut,"Ujarnya, Selasa (15/5/2018). Pengamanan TKP oleh anggota Polres Lumajang setelah Bu. Tuna menjelaskan terkait keberadaan tas tersebut, lalu Polisi yang dimaksut Bu. Tuna langsung menyarankan untuk melaporkan kejadian itu ke polsek Kedungjajang, namun sayang sekali Bu. Tuna tidak mengenal polisi yang kebetulan ngopi diwarungnya tersebut. "Kata Pak Polisi itu, kawatir itu bom, dan saya disarankan laporan ke Polsek Kedungjajang",Tambahnya.

Berdasarkan laporan tersebutlah kemudian Polsek Kedungjajang langsung mengevakuasi tempat disekitaran warung dan memasang garis police line didalam terminal bus Minak Koncar. Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP. Rachmad Iswanusi. S.I.K, yang datang di Tempat Kejadian Perkara -TKP sekitar jam 12.00 wib, dan meminta keterangan kepada Bu. Tuna dan beberapa anggotanya kemudian memberikan statement nya kepada awak media sekitar pukul 13.15 wib.

"Menanggapi laporan tersebut kita tidak underestimate, kita langsung menghubungi Jibom Brimob Polda Jatim yang ada di Bondowoso",Pungkasnya.

Namun Sekitar pukul 14.00 wib pemilik tas yang dicurigai berisi bahan peledak, datang keterminal Minak Koncar untuk mengambil kembali tas nya yang dititipkan di Warung Bu. Tuna, beliau diketahui bernama Sarwo Edi Warga Banyumas Jawa Tengah, tujuannya ke Lumajang untuk berjualan electrik heating dan menitipkan barang dagangannya di Warung Bu.Tuna, lalu dirinya pergi kerumah temannya yang berada di utaranya terminal Minak Koncar. An



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)