Jumat, 11 Mei 2018 - 14:34:33 WIB

Konsep Islam Wasathiyah Perlu di Terapkan di Indonesia


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 53 kali

BeritaA1, Jember : Konsep Islam Wasathiyah perlu diterapkan di tanah Nusantara bahkan dunia di tengah-tengah merebaknya pemahaman dan pengamatan ajaran Islam yang kian ekstrem, terjebak pada doktrin takfiri, serta aksi terorisme dunia.  Indonesia berkepentingan untuk mensosialisasikan Islam Wasathiyah sebagai arus utama keislaman serta menjadi energi perdamaian dunia.

Demikian diungkapkan  Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch Eksan saat menjadi nara sumber dalam pengajian Ahad Ceria yang digelar Muhammadiyah Cabang Mangli, Kecamatan Kaliwates di Masjid Attaqwa, Mangli, Jember, Jawa Timur, Jumat (11/04/2018).

Hal senada dengan pernyataan Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama se-Dunia di Istana Bogor awal Mei lalu, Eksan mengungkapkan bahwa Islam Wasathiyah  merupakan inti dari  ajaran Islam. 

“Sesungguhnya, Islam adalah jalan tengah yang moderat, tidak ekstrem kanan maupun kiri, damai, dan anti kekerasan. Islam moderat itulah  yang menjadi kata kunci dari kondusifitas Indonesia selama ini,  dan seharusnya ini juga menjadi referensi  dunia,” tuturnya.

Mantan  Sekretaris IPNU Cabang Jember itu menambahkan Islam Wasathiyah adalah Islam Nusantara dan Islam Kemajuan ala NU dan Muhammadiyah.  Islam Nusantara berkonstribusi besar bagi terjaganya perdamaian Indonesia, di mana umat Islam menjadi kekuatan inti perdamaian bangsa tersebut. NU-Muhammadiyah  harus memelopori penetrasi dan pembumian Islam  moderat sehingga umat Islam tampil sebagai  umatan wasathah yang menjadi jangkar bagi tegaknya perdamaian bangsa sekaligus menjadi  saksi Indonesia yang religius dan multikultural. 

“Itu harus kita perjuangkan secara simultan agar Islam menjadi rahmatan lil alamin,” tambahnya.

Menurut Eksan, Islam Wasathiyah merupakan bentuk perlawanan terhadap  ideologi takfiri (pengkafiran kelompok sesama Islam), dan tarhibi (penyebar teror atas nama agama).

Kelompok ini tumbuh subur di berbagai negara Islam, dan  menjadi biang konflik sektarian serta aksi terorisme di berbagai belahan dunia. 

Dikatakannya, Islam Wasathiyah juga merupakan penegasan Islam yang sebenarnya, yang diseret-seret oleh kelompok yang ingin mengkoptasi Islam berdasarkan kepentingan yang sesat dan sesaat. 

“Islam Nusantara adalah Islam yang ideal dan fleksibel dalam kondisi apapun,” pungkasnya. Kan/Ant



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)