Selasa, 17 April 2018 - 12:20:50 WIB

Minimnya Kesadaran Masyarakat Dalam Memberikan Informasi Pada Aparat Kepolisian


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 136 kali

BeritaA1 Lumajang, Komite Nasional Pemuda Indonesia -KNPI Lumajang Jawa Timur menilai kejadian Kasus kriminal Di Kabupaten Lumajang sangat memprihatinkan saat ini, betapa tidak kejadian demi kejadian terus terjadi baik Curanmor maupun Pencurian hewan serta kasus lain termasuk pembunuhan yang belum terungkap sampai saat ini tentu saja menjadi sorotan berbagai kalangan Belum terungkapnya sejumlah kasus serta berbagai macam kejadian diduga kondisi tersebut terjadi karena minimnya tingkat Partisipasi Masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat dan kurang dekatnya masyarakat dengan aparat Kepolisian sehingga belum menjadi mitra yang baik antara masyarakat dengan aparat Kepolisian.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah -DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia -KNPI Lumajang Jawa Timur Ahmad Nurhuda atau Gus Mamak, sejauh ini sebenarnya aparat Kepolisian sudah sigap dalam melakukan tindakan kriminal maupun yang lainya di Lumajang namun lebih cenderung dari minimnya tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi pada aparat Kepolisian dan masyarakat enggan serta takut dalam memberikan informasi sehingga aparat kepolisian juga kesulitan dengan cepat dalam melakukan tindakan dan pengungkapan suatu kasus.

"Sentuhan dan kedekatan kepolisian relatif kecil terhadap sosialisasi pada masyarakat mengenai arti pentingnya kepolisian dekat dengan masyarakat, sejauh ini aparat Kepolisian sudah sigap dalam melakukan tindakan dan pengungkapan namun sayangnya tingkat partisiasi masyarakat sangat minim dalam memberikan informasi sehingga terkesan lamban di mata masyarakat dalam mengungkap suatu kasus,"Katanya Selasa (17/04/2018)

Mamak juga mengatakan, Upaya sosialisasi arti pentingnya melibatkan partisipasi masyarakat dan menjamin kerahasiaan dari pelapor perlu terus disosialisasikan di Lumajang sehingga masyarakat sadar dan dapat ringan memberikan informasi kepada aparat Kepolisian terhadap berbagai macam kasus sehingga dengan demikian maka akan mudah dalam mengungkap suatu kasus. Secara keseluruhan berbagai macam kasus ditingkat nasional baik kasus besar maupun kecil mayoritas dalam mengungkap tidak lepas dari informasi masyarakat.

Termasuk berbagai macam kasus di Lumajang pengungkapanya juga harus melibatkan semua elemen masyarakat dan KNPI Lumajang siap dilibatkan demi terciptanya masyarakat yang aman damai. "Ini harus menjadi evaluasi internal di aparat Kepolisian terutama Lumajang, ini semua masih bisa dikomunikasikan agar kedepan lebih baik, karena persoalan masyarakat saat ini sangat kompleks secara psikoligi masa sehingga tidak menutipnkemungkinan dan berpikir panjang jika harus melawan hukum sehingga perlu disadarkan oleh berbagai stickholders, "Jelasnya. Sederetan Kasus yang masih belum terungkap berdasarkan dari fakta di sepanjang tahun 2017-2018 Masyarakat resah dengan berbagai macam kejadian Pencurian Ternak Sapi dan aksi begal yang kerap terjadi. Serta kasus-kasus pembunuhan yang hingga kini belum terungkap. Perlu diketahui sederetan kasus yang belum terungkap diantaranya yakni Kasus Pembunuhan Sulis (50), warga desa Mlawang Kecamatan Klakah yang membantu korban begal, justru tewas ditangan begal (6/4/2017) di jalan raya Klakah Lumajang.

Setelah itu kasus Bera Widiati (27) warga Sumberjati yang terkapar ditengah jalan pada Selasa (06/06/2017). Juga kasus pembunuhan Mattali (62) warga Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso tewas ditangan begal,Selasa tanggal 27 Maret 2018 di Jl Raya Ranuyoso depan Masjid Miftahul.

Kasus temuan Bom didepan Satlantas serta Pengrusakan Pura Mandaragiri Semeru Agung senduro Minggu 18 Februari 2018 dan yang baru-baru ini terjadi pembacokan di jalan Brigjen Slamet Riadi yang menyebabkan korban tangannya putus setelah ditebas crurit. An



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)