Senin, 16 April 2018 - 09:57:59 WIB

Pemkab Lumajang Menggelar Acara Porsadin


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: DAERAH - Dibaca: 64 kali

BeritaA1, Lumajang : Musabaqoh Fahmil Kutub dan Pekan Olahraga Seni Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) digelar oleh Pemkab Lumajang Se-Kabupaten Lumajang di alun-alun Ibukota Lumajang Minggu (16/04/2018).

Lomba keagamaan membantu ketahanan diri dari degradasi (kemerosotan) moral.

Acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan atas kerjasana antara Pemkab Lumajang dengan FKDT.

Kegiatan ini bertujuan menyediakan wadah penyaluran sekaligus evaluasi perkembangan kemampuan santri dalam membaca dan memahami kitab kuning.

Selain itu, sebagai wahana silaturrahmi masyarakat ponpes dan madin. Plt. Bupati, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes., dalam sambutannya menerangkan jika lomba keagamaan membantu ketahanan diri dari degradasi (kemerosotan) moral.

"Saat ini sedang terjadi degradasi moral seperti pengaruh Narkoba dan miras. Dampak positif dari kegiatan ini, diharapkan akhlak santri mampu membentuk ketahanan diri dalam membendung pengaruh kemerosotan moral tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Cabang Lumajang, Nawawi, M.Pd. dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lumajang.

"Terima kasih kepada Pemkab Lumajang karena berbagai kegiatan antar ponpes dan madin dapat disinergikan bersama. Dijelaskan, FKDT merupakan partner pemerintah untuk membantu mengembangkan kegiatan diniyah dan keagamaan," paparnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa Perda Wajib Diniyah telah masuk dalam program legislasi daerah. Hal ini guna mewujudkan cita-cita menjadikan Lumajang kota santri nasionalis.

"Perda Wajib Diniyah telah masuk dalam program legislasi daerah," tambahnya.

Peserta Porsadin kali ini, sekitar 3000 orang, yang datang dari 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang. Para peserta ini mengikuti sejumlah cabang lomba dalam Fahmil Kutub yang dibagi menjadi tiga tingkatan, antara lain: Tingkat Ula dengan Cabang lomba Bidang Fiqih (Hukum), Nahwu (Tata cara membaca Bahasa Arab), Tarikh (sejarah), Akhlaq (budi pekerti), dan Tauhid (ketuhanan). Sementara itu tingkat Wustha memiliki cabang lomba Bidang Fiqih, Nahwu, Tarikh, Akhlaq, Tauhid, Tafsir, Ushul Fiqih, dan Balaghah.

Tingkatan ketiga, Ulya, memiliki cabang lomba bidang Fiqih, Hadits, Ilmu Hadits, Tarikh, Akhlaq, Tauhid, Tafsir, Ushul Fiqih, Balaghah, dan Lughah. Selain itu masih ada beberapa cabang lomba lain dalam PORSADIN. Kan/Ant



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)