Rabu, 11 April 2018 - 08:19:45 WIB

Muhammad Rohim Diserang Orang Tidak Dikenal Hingga Tewas


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: HUKUM - Dibaca: 191 kali

BeritaA1, Lumajang : Muhammad Rohim Warga Benel RT 14 RW 03, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 138 Lumajang. Paur Subbaghumas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskoro menerangkan jika peristiwa pembacokan tersebut berawal dari aksi memainkan gas motor (bleyer) yang menyebabkan adu mulut dan terjadilah pembacokan.

"Korban menderita luka robek di kepala atas, luka robek pipi sebelah kiri , pergelangan tangan kiri putus," jelasnya Rabu (11/04/2018).

Awalnya korban bersama temannya sedang melihat temannya yang memancing di selokan. Tidak lama kemudian, pelaku melintas dengan memainkan gas sepeda motornya dengan mbleyer-mbleyer. Setelah itu pelaku diteriaki serta disoraki pada saat memainkan gas motornya tersebut oleh korban dan rekan-rekannya. Tidak lama kemudian, pelaku berbalik arah menuju tempat korban. Lalu turun dari sepeda motornya dan marah kepada korban berikut rekannya yang sedang memancing.

“Tanpa basa basi pelaku mengambil senjata tajam jenis celurit dari balik bajunya yang langsung membacokan kepada korban.  Melihat hal tersebut rekan – rekan korban lari menghindari pelaku,” terangnya.

Lanjut Catur Budi, dari hasil keterangan saksi mata, pelaku datang bersama dengan gerombolan menggunakan 3 sepeda motor, masing-masing jenis Honda Beat biru, kendaraan ini yang ditumpangi oleh pelaku.

Jupiter MX dan satu unit sepeda motor lainnya. “Ciri pelaku di sampaikan saksi menggunakan kemeja dan hem lengan pendek motif kotak-kotak kombinasi warna biru tua, hitam dan putih. Celananya jeans jenis pensil warna biru tua,” lanjutnya. Masih dikatakan Catur Budi, kasus pembacokan tersebut disebabkan oleh kesalahpahaman antara pelaku dan korban di sekitar lokasi kejadian. Korban dianggap sebagai orang yang menyoraki pelaku pada saat pelaku membleyer – bleyer gas motornya sehingga pelaku merasa tersinggung.

“Yang meneriaki pelaku tersebut adalah waria, saat memaikan gas motornya tersebut,” katanya.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut dan berupaya mencari rekaman atau data visual yang ada di sepanjang jalur yang diperkirakan dilewati pelaku.

“Tidak menutup kemungkinan pelaku saat ini sedang berupaya untuk melarikan diri dari petugas kepolisian dan berusaha untuk menghilangkan barang bukti. Karena barang bukti di lokasi kejadian tidak ditemukan,” pungkasnya Hid/Ant



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)