Selasa, 03 April 2018 - 17:19:00 WIB

H Rofik dan Ir Nurul Huda Ajak masyarakat Bangun Lumajang Tanpa Emosi dan Dendam


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: POLITIK - Dibaca: 290 kali

BeritaA1. Lumajang : H Rofik dan Ir Nurul Huda mengajak membangun Lumajang tanpa emosi dan Dendam dan mengingatkan masyarakat agar tidak lupa pada tanggal 27 Juni 2018 untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik mungkin karena akan menentukan masa depan Lumajang. Menurut Ir Nurul Huda masa depan anak cucu kita, dan masa depan kita bersama ditentukan pada tanggal 27 Juni mendatang.

Karena tidaklah mungkin Lumajang ini dibangun dengan emosi, dibangun dengan intimidasi, dibangun dengan dendam. Kami yakin Lumajang baru, masyarakat makmur, berakhlak luhur sangat mudah untuk kita wujudkan apabila Lumajang menang bersama kita. "Kemenangan kita adalah kemenangan rakyat Lumajang. Kita bangun Lumajang dengan hati dan empati kerja cepat hadir untuk rakyat,"Jelasnya Selasa (03/04/2018) Demikian closing statement dan komitmen Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Nomor 3, H.Rofik dan Nurul Huda dalam sesi pertama debat publik yang digelar KPU Lumajang. Digelar di Gedung Sujono pada Senin (2/4) pukul 19.00 hingga 21.30 Rofik – Nurul menyampaikan visi misi dan sejumlah programnya di bidang pelayanan publik sesuai tema yang ditentukan KPU. Closing statement dan komitmen yang disampaikan Rofik – Nurul tersebut bisa jadi berkaitan dengan situasi di sepanjang debat publik yang disiarkan langsung melalui sejumlah radio Lumajang itu. Pasalnya, dalam beberapa sesi Rofik – Nurul tidak memberikan tanggapan apapun karena pertanyaan pasangan calon lain tidak ditujukan pada mereka. Sesi pertama dimanfaatkan paslon 1 untuk mengkritisi visi misi dan program paslon 2. Begitu juga paslon 2 yang mengkritisi paslon 1. Pantauan di lokasi acara debat publik, usai semua calon menyampaikan visi misinya, moderator memberikan kesempatan untuk para paslon untuk mendalami dan mengkritisi paslon lain.

Dimulai dengan paslon nomor 1 Thoriq – Indah yang langsung mengalamatkan pertanyaan pada paslon nomor 2 As"at – Thoriq. Pertanyaannya soal turunnya peringkat IPM dan kaitannya dengan sejumlah penghargaan yang diperoleh Asat sebagai incumbent. “Paslon 1 tidak sampai memberi pertanyaan pada saya. Terlalu banyak disampaikan kepada nomor 2, sehingga saya cukup diam saja. Jadi maaf nomor 1 tidak ada yang bisa saya sampaikam karena tidak ada pertanyaan untuk saya,” ujar Rofik disambut tepuk tangan pendukungnya.

Demikian juga saat Paslon nomor 2 diberi kesempatan bertanya pada calon lain. Rofik – Nurul kembali luput dari pertanyaan Asat – Thoriq karena langsung ditujukan pada paslon Thoriq – Indah terkait pendanaan semua programnya. “Mohon maaf tidak ada yang perlu saya tanggapi. Tidak ada pertanyaan untuk saya,” kata Rofik lagi.

Rofik – Nurul yang akhirnya mendapatkan kesempatan bertanya pada calon lain langsung bertanya tentang visi paslon 1 dan 2. “Pertanyaan untuk paslon nomor 1. Pada paslon 1 dan 2 terdapat kesamaan visi bermartabat. Nah, ini siapa yang mencontoh ini siapa Paslon 1 atau 2? Apa yang membedakan bermartabatnya paslon 1 dan paslon 2 ini?. Pertanyaan kedua, pariwisata. Apa yang sudah Anda lakukan sebagai kepala Bappeda pemerintahan kemarin?” ujar Rofik.

Sedangkan untuk paslon 2 pertanyaan disampaikan Nurul Huda soal pelibatan ulama dalam penyelesaian persoalan-persoalan di Lumajang. Setelah dijawab kedua paslon lain, sesi dilanjutkan pada pertanyaan yang disampaikan moderator menurut hasil undian hingga sesi terakhir closing statement dan komitmen. Adv



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)