Jumat, 09 Maret 2018 - 20:37:27 WIB

Kades Pundungsari Tempursari Lumajang Membantah Dan Akan Lapor Polisi


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: POLITIK - Dibaca: 307 kali

BeritaA1 Lumajang : Gegap gempita Pilkada Lumajang terus bergulir hingga saat ini menyusul semakin dekatnya masa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur. Terkadang pada masa itu tidak sedikit oknum tertentu sengaja membuat kondisi tidak kondusif sehingga sampai adanya protes dan bahkan sampai pada proses hukum yang sangat panjang yakni sengketa Hukum Pemilu yang mewarnai di peradilan pasca pemilihan Umum berlangsung.

Untuk itu tentu saja semua pihak penyelenggara Pemilu, baik Panwaslu dan jajaranya, aparat Kepolisian maupun pihak kontrol lain diminta netral dan proporsional sehingga tercipyanya Pemilu yang sehat dan negara kuat karena berhasil menemukan sosok Pemimpin yang murni dari suara hati masyarakat terpilih dari suara terbanyak. Masyarakat saat ini dituntut cerdas dalam setiap menyikapi informasi yang diterima dan mampu memfilter berita - berita yang tidak bertanggung jawab atau berita atau yang sering dikenal Hoax.

Keberadaan informasi miring hendaknya disikapi dengan arif dan bijak keberadaan media sosial hendaknya tidak disalahgunakan dengan menjadikan sampah pembuangan hujatan, demikian juga pesan berantai melalui Gadget WhatshAap -WA tidak mudah diteruskan sekiranya merugikan orang lain karena jika sudah ditelusuri oleh para aparat Kepolisian maka yang natinya akan dirugikan adalah mereka sendiri penyebar informasi. Pada masa Millennials saat ini memang tidaklah mungkin seseorang untuk membendung datangnya informasi dimana globalisasi informasi semakin cangggih dan cepat hadir ditengah masyarakat. Cara yang paling efektif yakni kecerdasan emosiaonal masyarakat dalam menyikapi setiap persoalan yang ada melalui media sosial dan Handphone dengan cara memfilter dan mencari kebenaran informasi dari sumber yang tepat sehingga memiliki akurasi dan validitas data yang akuntable atau akurat.

Belum lama ini adanya isu yang sangat meresahkan masyarakat yakni adanya Kepala Desa yang dituduh menyebarkan Beras Bersubsidi dan ditempel dalam kemasan tersebut. Namun ketika dikonfirmasi Media Ini Kepala Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari H. Bakroni, membantah jika pihaknya yang melakukan hal itu.

Dengan sigap Kepala Desa langsung membuat surat pernyataan resmi terkait fitnah yang seolah terjadi didesanya, surat pernyataan tertanggal 8 Maret 2018 itu menyebutkan bahwa dirinya selaku kades atau selaku pemerintah tidak pernah memasang atau menempel atau memerintahkan stiker yang dimaksud, ditempelkan dibungkus beras bantuan tersebut. " Benar mas, itu surat pernyataan resmi dari saya, dan saya merasa difitnah, dengan ini saya tidak terima dengan kejadian tersebut",Kata Kades Pundungsari H. Bakroni,m, Jumat (9/3/2018).

Lebih jauh H. Bakroni juga menyayangkan terhadap para oknum pelaku yang tega melakukan fitnahan tersebut, sebagai rasa kekecewaannya terhadap oknum yang telah menyebar berita tidak benar atau berita Hoax tersebut, pihaknya langsung melapor polisi untuk mengusut tuntas permasalahan ini.

"Kami sangat tidak terima, dan kami saat ini masih berkoordinasi dengan para kuasa hukum untuk melakukan tuntutan secara pidana kepada siapa saja yang dengan sengaja telah menyebar berita Hoax tersebut",Pungkasnya. An



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)