Jumat, 09 Maret 2018 - 10:41:18 WIB

Pemerintah Lumajang Maksimalkan Pengelolaan Sampah Dengan Metode 3R


Diposting oleh : Kang A"an
Kategori: BISNIS DAN EKONOMI - Dibaca: 1106 kali

BeritaA1 Lumajang : Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Jawa Timur hingga saat ini terus berpikir keras dalam mengatasi dan memanfaatkan sampah yang ada di Lumajang dan di hari Peduli Sampah Nasional 2018 mendatang, harus ada inovasi dalam pengelolaan sampah dengan menggunakan prinsip 3R. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga di Kota Lumajang mencapai 550 ribu ton per tahun.

Namun, yang mampu ditangani melalui sistem 3R (Reduce, Recicle, dan Reuse) baru mencapai sekitar 33 ribu ton per tahun. Demikian laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Drs. Yosi Sudarso, M.M., saat Apel Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 Kabupaten Lumajang, di Jln. Alun-alun Utara, Jumat Pagi (09/03/2018).

Sampah rumah tangga yang tertangani masih jauh dari kondisi ideal. Untuk itu, pihaknya berusaha mengatasinya, dengan memperbanyak jumlah armada truck pengangkut sampah. Jumlah armada truck sampah yang dimiliki DLH belum mampu mengangkut tumpukan sampah rumah tangga di kota. Di Kabupaten Lumajang, peringatan HPSN dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, diantaranya “Bersih-bersih Kali Asem” yang diikuti ASN, jajaran Kodim 0821, Polres, Pelajar dan unsur lainnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Drs. Yos Sudarso, M.M., menambahkan, kegiatan ini mengacu pada program pemerintah pusat “Tiga Bulan Indonesia Bersih Bebas dari Sampah”.

Selain bersih kali, pada Minggu (11/03) juga dilaksanakan Aksi Pungut Sampah untuk memilah sampah, mengurangi sampah, menggunakan kembali dan memanfaatkan ulang dari sampah yang ada. "Ternyata sampah bukan hanya menjadi masalah, namun menjadi berkah dengan daur ulang", ungakapnya. Sementara itu, Plt. Bupati Lumajang, Dr. Buntaran Suprianto, M.Kes., dalam arahannya pada ceremonial menyampaikan, bersih-bersih Kali Asem merupakan salah satu upaya mengajak dan memberikan motivasi masyarakat agar makin sadar atas pentingnya kebersihan sungai. "Coba kita sadarkan masyarakat untuk tidak membuat sampah sembarangan, itu yang penting sekali", Jelasnya

Ia menambahkan, sampah rumah tangga hingga saat ini masih menjadi permasalahan kebersihan sungai. Ia berharap setelah kegiatan ini, masyarakat tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke sungai. "Tidak ada sampah rumah tangga di aliran sungai, sehingga harus memberikan akses agar masyarakat tidak gampang buang sampah di sungai", pungkasnya.

Plt. Bupati juga menekankan, di hari Peduli Sampah Nasional 2018, harus ada inovasi dalam pengelolaan sampah dengan menggunakan prinsip 3R, yaitu, Ruduce, Reuse, dan Recycle. An



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)